Berita > Ekosospol
Disebut Dukung Sistem Baru, 12 Ormas WNI di Jeddah Sesalkan Pemberitaan Media Nasional
21 Oct 2017 02:31:22 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 1778
Ket: Pemberitaan dukungan ormas-LSM pada sistem baru WNI bekerja di Saudi
Foto: LBMIKSA
Jeddah, LiputanBMI - Sejumlah LSM, Ormas, Orpol, Komunitas WNI, Pegiat TKI di Jeddah membantah memberikan dukungan penuh atas sistem baru penempatan pekerja sektor domestik ke Arab Saudi yang digagas oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri.

Hal ini diungkapkan Kris Abdurahman dari SPMI SA, menanggapi pemberitaan beberapa media nasional pada Selasa (17/10/17), dengan judul “Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM Dukung Sistem Baru WNI Bekerja di Saudi” yang dimuat media online Tempo, Kompas, Bisnis, dan beberapa media lokal.

Baca: Sikapi Pernyataan Kepala BNP2TKI, Sejumlah Ormas di Jeddah Buat Surat Tolak Pengiriman TKI

Kris menganggap, rilis yang dikirim Kemenaker dan dimuat beberapa media nasional sangat tendensius dan sepihak.

“Pemberitaan (dukungan, Red.) sejumlah media tanah air tendensius dan sepihak. Tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” papar Kris melalui pesan singkat.

Hal ini diamini tokoh PKS Arab Saudi, Muhammad Nasir yang turut hadir pada pertemuan dengan Menaker di KJRI. “Ini berita pelintiran humas kemenaker,” ungkapnya.

Untuk menegaskan kembali komitmen penolakan penempatan pekerja domestik (PRT/TKW) ke Arab Saudi, sejumlah ormas, orpol, LSM, komunitas dan pegiat TKI di Jeddah membuat pernyataan bersama dan dikirim ke sejumlah instansi dan media.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menaker Hanif Dhakiri berkunjung ke Jeddah, Arab Saudi atas undangan Menteri Ketenagakerjaan dan Pembangunan Sosial Arab Saudi, Ali Bin Nasser Al-Ghufais, Senin (16/10/17).

Agenda Menaker menandatangani kesepakatan sistem baru, mekenisme satu pintu, penetapan tujuh jabatan tertentu bagi WNI yang bekerja di sektor domestik dan lainnya.

Selain itu, juga disepakati bahwa fungsi ketenagakerjaan pada perwakilan RI di Saudi memiliki kewenangan untuk melakukan penanganan langsung terhadap ekspatriat RI yang mengalami masalah di Arab Saudi.

Di sela-sela kegiatannya Menaker Hanif berkesempatan melakukan pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat bertempat di gedung Konsulat Jenderal RI Jeddah pada Senin (16/10/17).

Surat pernyataan, hal 1 dari 2
Ket. foto: Surat pernyataan, hal 1 dari 2
Sumber foto: LBMIKSA
Surat pernyataan, hal 2 dari 2
Ket. foto: Surat pernyataan, hal 2 dari 2
Sumber foto: LBMIKSA


(TTG, 21/10)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki