Berita > Opini
Apakah Ada Amnesti Lagi Bagi WNI Overstayer ?
26 Sep 2017 02:29:44 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2147
Ket: Ilustrasi amnesti
Foto: LiputanBMI
Jeddah, LiputanBMI - Beberapa hari ini telah beredar informasi seputar amnesti 2017 yang akan diperpanjang lagi untuk 30 hari ke depan. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi WNI overstayer yang ingin pulang secara mandiri tanpa di-black list ( daftar hitam) atau dapat kembali lagi ke Arab Saudi secara legal.

Kendati demikian, perpanjangan amnesti belum diumumkan secara resmi oleh KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. Pemerintah tentunya tidak akan sembarangan dalam memberikan informasi kepada masyarakat jika informasi yang diperoleh bersumber hanya dari media atau pihak yang tidak resmi.

Beberapa diplomat KJRI Jeddah mengaku belum mendapatkan informasi resmi perpanjangan amnesti dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Informasi yang dihimpun LiputanBMI Senin (25/9), puluhan ekspatriat dari berbagai negara seperti Pakistan, India, Bangladesh dan Sudan telah mendatangi Tarhil Sumayshi. Namun kebanyakan mereka (ekspatriat asing, Red) ditolak masuk atau tidak dilayani karena tidak didampingi oleh pihak Konsulat dari negara mereka. Seperti bola liar yang tidak terarah mereka juga belum mendapatkan kepastian informasi dari pihak Konsulat. Pihak Jawazat menyarankan agar meminta pendampingan dari Konsulat, sementara Konsulat mereka menyarankan agar mendatangi Jawazat.

Dalam hal ini langkah KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah bisa dianggap tepat karena tidak tergesa-gesa dalam memberikan informasi sebelum mendaptkan info dari pihak resmi sehingga tidak membuat bingung WNI/TKI overstayer.

Oleh karena itu bagi WNI/TKI overstayer yang ingin pulang melalui program amnesti perlu mempersiapkan diri sambil menunggu pengumuman resmi dari KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. Berkacamata pada amnesti yang sebelumnya, banyak WNI/TKI overstayer yang sudah mendapatkan exit permit tetapi tidak pulang karena tidak punya uang untuk membeli tiket, maka hal ini perlu dipersiapkan secara dini.
(IYD, 26/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki