Berita > Seputar TKI
Jenazah TKI di Taiwan yang Diduga Over Dosis Dimakamkan di Kampung Halamannya
15 Sep 2017 07:21:54 WIB | Linda Puspita | dibaca 2656
Ket: Jenazah Nika Septiana
Foto: LBMIHK
Nasional, LiputanBMI - Setelah lebih dari satu bulan berada di rumah duka (rumah khusus penyimpanan mayat) Taoyuan, Jenazah Nika Septiana (22 tahun) seorang TKI di Taiwan akhirnya tiba di kampung halamannya di Desa Margototo, Dsn 6. RT/RW 23/11, Metro Kibang, Lampung Timur, pada Selasa (12-13/09) malam.

Jenazah diantar oleh BP3TKI Lampung beserta pihak PJTKI dan turut hadir beberapa pihak dari Pemda, Disnaker, Polsek, dan Muspika beserta aparat desa.

Keluarga sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa putrinya yang baru bekerja di Taiwan selama dua tahun, pulang dalam keadaan tak bernyawa.

"Reaksi keluarga sangat sok, karena meninggalnya di luar negeri, karena almarhumah anak ke 2 dari 2 bersaudara," ujar Muji selaku saudara korban kepada LiputanBMI, Kamis (14/09).

Pihak keluarga mengaku mendapat dana santunan dari BP3TKI sebesar 2,5 juta rupiah.

Almarhumah dimakamkan pada Rabu sekitar pukul 10 pagi (13/09) di TPU Margototo, Metro Kibang.

Putri bungsu dari pasangan Mulyani dan Saerah, meninggal diduga karena OD (Over Dosis) obat-obatan terlarang saat sedang berlibur pada Sabtu (22-23/07) malam di Taiwan.

Namun, hasil resmi autopsi dari Taipe baru akan keluar kurang lebih satu bulan mendatang.

Terkait belum jelasnya penyebab kematian korban, Muji yang merupakan pengurus DPW SBMI Lampung mengatakan akan mengawal kasus ini sampai selesai.


"Langkah selanjutnya soal asuransi, tapi nunggu dulu surat dari Taipe dan mungkin ada sisa gaji yang belum keluar," ujar Muji, Kamis (14/09).

Untuk saat ini, lanjut Muji, keluarga belum bisa ditanya lebih dalam karena masih dalam suasana duka.

Selain menunggu keadaan lebih tenang, kata Muji, pihak SBMI Lampung juga masih menunggu arahan dari SBMI pusat untuk langkah selanjutnya.

(LIN, 15/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki