Berita > Seputar TKI
Diduga Tewas Disiksa Majikan, Jenazah TKI Asal Serang Tiba di Kampung Halaman
08 Sep 2017 00:19:03 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 4486
Ket: Jenazah Timong binti Salwani (28) tiba di Serang
Foto: Detikcom
Serang, LiputanBMI - KBRI Damaskus memulangkan jenazah TKI asal Lebak Wangi, Kabupaten Serang atas nama Timong binti Salwani (28). Ia diduga tewas dianiaya majikan di Suriah.

Emir Faisal, perwakilan Kemenlu mengatakan, TKI atas nama Timong dilaporkan meninggal pada 31 Juli 2017 di rumah majikannya di Suriah. Kasus kematian Timong masih ditangani oleh polisi Damaskus. Pihak KBRI telah menunjuk pengacara dan terus memonitor perkembangan kasusnya.

"Kepolisian (Damaskus) terus mengawal kasus ini dan (KBRI) sudah sewa pengacara dan dari waktu ke waktu akan follow up kasus ini," kata Emir Faisal kepada wartawan di Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten, sebagaimana dilansir Detikcom, Kamis (7/9/2017).

Dari hasil otopsi rumah sakit, Emir mengatakan mendiang Timong mengalami pendarahan dan luka tusukan di hati. Selain itu, pihak kepolisian di Damaskus juga sudah menahan majikan perempuan, anak majikan dan seorang supir di mana mendiang bekerja.

"Terkait penganiayaan itu asusmsi biar nanti diputuskan di pengadilan. Pengadilan akan menyampaikan apa penyebab. Tapi rumah sakit menyatakan demikian," ujarnya.

Sementara itu, Mukhlas Hamdi Rais, staf KBRI di Damaskus yang juga ikut mengantar jenazah mengatakan, pemberangkatan Timong ke Suriah termasuk ilegal. Karena, ada moratorium pemberangkatan TKI.

"Karena itu unprosedural, maka KBRI tidak bisa memonitor. Mereka juga masuk ke Suriah tidak melapor ke KBRI," ucapnya.

Jenazah Timong datang sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung disambut isak tangis keluarga. Jenazah kemudian dimakamkan di Lebak Wangi, Kabupaten Serang. Mendiang Timong meninggalkan dua orang anak yang masih kecil bernama Sri Puspita (8) dan Nur Azizah (5).

(JWD, 08/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki