Berita > Seputar TKI
PT. SBY Penuhi Tuntutan Danisah, TKI yang Dipulangkan dari Singapura
26 Aug 2017 19:30:31 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 4282
Ket: Suami Danisah di kantor P4TKI Cirebon
Foto: LiputanBMI
Cirebon, LiputanBMI - Pihak PT. Sukses Bersama Yatfuari (SBY) Kantor Cabang Cirebon akhirnya memenuhi tuntutan dari pihak SBMI Indramayu selaku penerima kuasa pendamping hukum dari TKI atas nama Danisah Bt Warga Sarju yang dipulangkan dari negara Singapura yang belum selesai masa kontrak (PHK sepihak).

Adapun tuntutan Danisah yang diajukan ke pihak PT. SBY diantaranya sebagai berikut :
1. Bebaskan denda sebesar 10 juta dari pihak PT. SBY,
2. Pengembalian sejumlah dokumen asli (KTP, KK, Buku Nikah, Surat Tanah),
3. Memfasilitasi untuk pengajuan klaim asuransi di PHK sepihak,
4. Pihak PT. SBY memberikan 1 kali gaji dan biaya kepulangan (638 + 130 = 768 SGD).

Penyerahan tuntutan diterima langsung oleh Wanadi suami Danisah didampingi kuasa hukumnya Juwarih disaksikan oleh Ismail Usman, B. Sc dan Agus dari Crisis Center P4TKI Cirebon selaku mediator.

Penyerahan dilakukan hari Jumat (25/8/2017), bertempat di ruang krisis center P4TKI Cirebon di Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 002, Kedungjaya, Kedawung, Cirebon, Jawa Barat.

Pemenuhan hak-hak Danisah, TKI korban PHK sepihak, setelah pihak SBMI mengadukan PT. SBY ke Kementerian Ketenagakerjaan dan ke BNP2TKI, atas tindakan PT. SBY yang telah meminta ganti rugi sebesar 10 juta dan menahan jaminan berupa surat tanah milik keluarga TKI.

Awal permasalahan, pada tanggal 13 Februari 2017 Danisah diberangkatkan ke Singapura oleh PT. SBY. Kemudian baru bekerja selama 5 bulan tanpa alasan yang jelas Danisah di kembalikan ke Indonesia oleh pihak agency pada tanggal 22 Juli 2017 .

Selama 5 bulan bekerja Danisah sempat tiga kali ganti majikan dan sempat dipekerjakan di rumah kediaman pribadi pemilik agency sebelum mendapat majikan baru.

Saat bekerja di majikan ketiga bernama Irnaini kerja baru 1 bulan 3 hari tanpa alasan yang jelas majikan mengembalikan Danisah ke agency.

Karena sudah tiga kali ganti majikan akhirnya pihak agency memulangkan Danisah dengan biaya kepulangan dibebankan pada TKI serta pihak PT. SBY meminta ganti rugi sebesar 10 juta dan menahan jaminan berupa surat tanah.

Warnadi, mengucapkan terima kasih kepada pihak P4TKI Cirebon yang sudah membatu dan memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalahan istrinya dengan pihak PT. SBY.

"Alhamdulillah tuntutan kami sudah terpenuhi dan kami sudah terbebas dari denda pihak PT. SBY" tutur Warnadi.

Sementara itu, Juwarih ketua SBMI Indramayu memaparkan, proses mediasi pertama hari Senin, 21 Agustus 2017 pihak PT. SBY merasa keberatan dengan tuntutan yang diajukan oleh pihak SBMI.

Namun sebelum dilakukan mediasi ke dua pihak mediator (P4TKI Cirebon) menghubungi pihak-pihak yang bersengketa setelah ada kesepakatan dari kedua belah pihak maka pada hari jum'at 25 Agustus 2017 kedua belah pihak dipanggil ke kantor P4TKI Cirebon.

Dalam mediasi kedua tidak ada perdebatan dari kedua belah pihak hanya mendengarkan penyampaian dari mediator setelah itu ditutup dengan serah terima tuntutan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada koordinator P4TKI Cirebon karena peran aktifnya sehingga permasalah ini cepat terselesaikan" ujar Juwarih.

Lanjut Juwarih, Ia mengingatkan agar pihak PJTKI menjalankan kewajibannya sesuai dengan peraturan yang berlaku dan harus benar-benar memberikan perlindungan pada TKI.

Juwarih juga mengimbau kepada para TKI jika mengalami permasalahan TKI seperti yang dialami oleh Danisah, agar jangan takut untuk mengadukan permasalahannya kepada pemerintah maupun ke SBMI karena pihaknya siap untuk memperjuangkannya.

(JWD, 26/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki