Berita > Seputar TKI
Meski Tak Suka Bola, TKI Cantik Ini Datang ke Stadion Dukung Timnas Indonesia
24 Aug 2017 21:16:53 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 3572
Ket: Sofia saat berada di stadion
Foto: Sofia
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Timnas Indonesia U-22 kembali mendapat dukungan penuh secara langsung dari warga negara Indonesia di Malaysia pada laga terakhir Grup B melawan Kamboja di ajang SEA Games 2017, Kamis (24/8) petang.

Bermain di Stadion Shah Alam mulai pukul 16.00 waktu Malaysia, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 2-0. Tim Merah Putih lolos ke babak semifinal sebagai runner-up Grup B mendampingi Thailand selaku juara grup.

Dukungan terhadap Timnas Indonesia dari masyarakat Indonesia di Malaysia yang sebagian besar adalah TKI tidak hanya datang dari para penggemar sepak bola. Mereka beramai-ramai datang ke stadion karena rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap nama Indonesia tercinta.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu suporter Timnas Indonesia, Sofia Gayuh Winarni. TKI asal Serang, Banten itu mengaku bahwa sebenarnya ia tidak terlalu suka sepak bola.

Karena kecintaan terhadap tanah tumpah darahnya, Indonesia, ia rela berdesak-desakan memasuki stadion untuk memberikan dukungan kepada Evan Dimas dkk.

“Aku sebenarnya gak terlalu suka bola, tapi seneng dan semangat mendukung Timnas Indonesia. Rasa nasionalisme dan bangga sebagi orang Indonesia yang membawaku masuk ke stadion. Tak hanya duduk menonton, tapi bersorak dan bernyanyi, menyemangati perjuangan tim nasional kita,” kata Sofi.

Meski saat ini sedang mengais rezeki di negeri orang, gadis cantik yang bekerja di sebuah pabrik elektronik di kawasan Sungai Way, Selangor tersebut mengaku rasa nasionalismenya tidak pernah luntur.

Ia berharap di ajang multi-event olahraga tebesar di Asia Tenggara yang ke-29 ini, cabang sepak bola berhasil meraih medali emas.

“Semoga Timnas bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia-ku tercinta. Saya TKI, saya Indonesia,” ujar Sofi sambil mengepalkan tangannya.







(FK, 24/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki