Berita > Ekosospol
Saudi Siap Luncurkan Kereta Haramain Berkecepatan Tinggi
26 Jul 2017 21:23:56 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1414
Ket: Kereta Haramain
Foto: Saudi Gazette
Jeddah, LiputanBMI - Saudi Railways Organization (SRO) pada hari Selasa (25/7) telah melakukan uji coba perdana kereta api Haramain berkecepatan tinggi dari Jeddah ke Madinah.

Kereta berkecepatan 330 kilometer per jam ini hanya menghabiskan waktu 90 menit untuk rute perjalanan kedua kota itu. Tambahan lokomotif listrik 12.000 tenaga kuda baru dapat menghemat 120 menit perjalanan antara Jeddah dan Madinah.

Uji coba tersebut dihadiri Pangeran Abdullah Bin Bandar Bin Abdulaziz, Wakil Amir Wilayah Makkah, Menteri Perhubungan Sulaiman Al-Hamdan, tim pejabat Spanyol bersama dengan pejabat Organisasi Perkeretaapian Saudi, para ahli dari Saudi Rail Road dan perwakilan media lokal dan internasional.

Saudi Railways Organization melakukan tes ini untuk memeriksa kompatibilitas semua komponen sistem kecepatan tinggi.

Uji coba aluminium Talgo ini dimulai di stasiun Al-Sulaimaniah di Jeddah pada pukul 13:00 siang dengan membawa sekitar 470 penumpang menuju ke King Abdullah Economic City (KAEC) di Rabigh. Setelah singgah sekitar 1 jam 15 menit kereta kembali berangkat pukul 15:00 dan tiba di Kota Madinah pukul 16:15 sore.

Kereta api melaju dengan kecepatan antara 300-330 kpj selama 90 menit berjalan di antara kedua kota tersebut.

Jalur kereta api berkecepatan tinggi Haramain adalah jaringan 450km yang menghubungkan dua kota suci Makkah dan Madinah melalui stasiun-stasiun di bandara baru di Jeddah dan di King Abdullah Economic City dekat Rabigh, telah dirancang untuk mencapai kecepatan hingga 360kph.

"Kami siap sepenuhnya untuk pembukaan resmi. Semuanya dalam urutan kerja. Kereta api tersebut akan mulai beroperasi segera mungkin setelah pejabat Saudi memberi kita lampu hijau, "kata Mariano De La Vega, manajer proyek Talgo sebagaimana dirilis Saudi Gazette, Rabu (26/7).

Eng. Nayef Fawaier, manajer penghubung rolling stock dari proyek kereta api berkecepatan tinggi Haramain dari DB Jerman (Mobility Networks Logistics), mencatat bahwa Arab Saudi menginginkan sekitar 35 kereta berkecepatan tinggi. Saat ini baru 11 kereta telah tiba dan siap beroperasi. "

Abdullah Al-Ahmadi, mengungkapkan kebahagiaannya sebagai masinis kereta api Saudi yang pertama.

"Saya dilatih di Spanyol untuk jenis kereta ini," katanya.

Al-Ahmadi dan sembilan masinis Saudi lainnya menyelesaikan program pelatihan di Spanyol untuk mengendarai kereta berteknologi tinggi tersebut.

(IYD, 26/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki