Berita > Ekosospol
Lebih dari 570 Ribu Ekspatriat Memanfaatkan Amnesti di Arab Saudi
19 Jul 2017 03:31:21 WIB | Adi Winarto | dibaca 1790
Ket: foto dari kanalsatu
Foto: Dok. Pri
Dammam, LiputanBMI - Sebanyak 572.488 orang pelanggar izin tinggal telah diproses oleh Imigrasi Arab Saudi untuk dikembalikan ke negara asalnya.

Dari angka tersebut, 12.000 pekerja asing yang kembali masuk lagi ke Arab Saudi secara legal, sebagaimana yang dilansir Saudi Gazette, (18/7).

Program 90 hari amnesti diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi sejak 25 Maret 2017 hingga 25 Juni 2017.

Program ini kemudian diperpanjang 1 bulan yang mengharuskan pendatang tanpa dokumen untuk meninggalkan Arab Saudi secara sukarela tanpa dikenakan sanksi.

Selama program amnesti, bagian Imigrasi Arab Saudi membuka 50 titik lokasi untuk proses pemulangan pendatang yang melanggar seperti overstayer dan tanpa dokumen.

Pemerintah Arab Saudi tampak tidak main-main menangani pelanggar izin tinggal para pendatang.

Kampanye program amnesti untuk menjadikan “Negara Tanpa Pelanggar Izin Tinggal” kerap dilakukan dengan berbagai macam media, di antaranya melalui pesan singkat yang dikirim ke seluruh nomor HP secara berkala.

Pihak Imigrasi mengingatkan bahwa setelah berakhir masa amnesti, akan ada tindakan tegas para pelanggar.

Di antara ancaman sanksi yang akan diberikan berupa penjara, fee izin tinggal, denda, deportasi dan larangan masuk ke Arab Saudi lagi.

(JLL/RED, 19/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki