Berita > Seputar TKI
OSMB Universitas Terbuka Pokjar Hong Kong dan Penyerahan Beasiswa oleh BNI
10 Jul 2017 01:29:20 WIB | Linda Puspita | dibaca 1992
Ket: Penyerahan beasiswa oleh Yuni Suryati selaku Pensosbud
Foto: LBMI
Hongkong, LiputanBMI - Universitas Terbuka mengadakan Orentasi Studi Mahasiswa Baru periode 2017.2 serta penyerahan beasiswa kepada 10 mahasiswa terbaik dari tiap jurusan oleh BNI Taplus di Gedung Galeri BNI, Admiralty Hong Kong, Minggu (09/07/17).

Acara yang dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya itu dihadiri oleh Konjen RI Tri Tharyat, Yuni Suryati selaku Pensosbud, Kuncoro selaku bagian Hukum, Dodi Wijayanto dan Eko Kristianto dari BNI, beberapa organisasi yang ada di HK, serta seluruh mahasiswa baru dan lama.

Dalam acara ini, mahasiswa baru diberi pengarahan serta pengetahuan mengenai apa-apa yang ada di UT Pokjar HK. Menjawab beberapa rumor yang menjadi simpang siur dan viral, bahkan menjadi sebuah kesempatan bagi suatu golongan untuk saling menjatuhkan mengenai status hukum sebagai mahasiswa dengan visa sebagai domestic worker.

Kuncoro selaku Staf KJRI bidang hukum dalam sambutannya mengimbau bahwa para BMI yang ingin dan sudah berstatus mahasiswa untuk tidak merasa takut dan khawatir.

Bahwasannya Universitas Terbuka HK berada di bawah KJRI HK dan merupakan Universitas Negeri juga karena salah satu asas hukum yang berlaku, yaitu tentang kemanfaatan. Menjadi seorang mahasiswa memiliki dampak positif bagi kepribadian BMI dan tidak merugikan pemerintah HK, sehingga diberi sebuah kebijakan hukum.

“Bahkan sebenarnya pemerintah HK dan warganya mendapatkan keuntungan dengan mbak-mbak yang mempunyai kesadaran sendiri untuk meningkatkan kwalitas dengan masuk ke UT, mendapatkan ilmu dan pengalaman sehingga akan sangat bermanfaat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kuncoro (9/7).

Dia juga berpesan agar BMI tidak terlibat dalam pelanggaran hukum lain.


Selain itu, Eni Lestari yang merupakan BMI yang pernah mendapat kesempatan berbicara di PBB memberikan beberapa tips kepada para mahasiswa, yaitu tidak boleh meremehkan pengalaman saat bekerja sebagai BMI, karena dalam pengalaman tersebut terdapat keuletan, tidak mudah putus asa, irit/hemat, dan sebuah pengalaman kongkrit dalam kehidupan.

Di sesi terakhir acara ditutup dengan penyerahan beasiswa dari BNI Taplus kepada 10 mahasiswa terbaik yang diberikan langsung oleh Konjen RI, Manager BNI dan Yuni Suryati.

“Speechless. Pokoknya seneng banget,” ujar Brigita kepada LiputanBMI (9/7), mahasiswa Sastra Inggris semester 3, salah satu penerima beasiswa 2 kali berturut-turut dengan IPK 3,84.
(LIN, 10/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki