Berita > Seputar TKI
Ini Penjelasan KJRI Jeddah Terkait Perpanjangan Amnesti
30 Jun 2017 08:05:52 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 5464
Ket: KJRI Jeddah
Foto: KJRI Jeddah
Jeddah, LiputanBMI - Program amnesti 2017 dikabarkan telah diperpanjang pemerintah Arab Saudi sejak 25 Juni 2017 atau 1 Syawal 1438 hingga 30 hari ke depan. Berita tersebut telah dimuat berbagai media online negara setempat.

Menanggapi hal tersebut, Konjen RI Jeddah, M. Hery Sarpudin, mengaku masih mempelajari informasi yang beredar di sosial media. Dia mengatakan KJRI Jeddah belum menerima informasi tersebut secara resmi dari pemerintah Arab Saudi.

“Kalau konfirmasi resmi terkait perpanjangan program amnesti, KJRI belum menerima. Kami juga baru dapat dari sumber terbuka (media). Kami masih mempelajarinya,” ujarnya saat dikonfirmasi LiputanBMI, Jumat (30/6).

Lanjut kata ia, jika informasi tersebut valid, KJRI Jeddah akan kembali menerima pendaftar bagi WNI overstayer yang belum memanfaatkan program tersebut.

“Tentu saja kalau memang ada perpanjangan amnesti KJRI akan kembali membuka pendaftaran. KJRI sangat mengimbau kepada WNI overstayer agar segera memanfaatkannya dan secara prinsip KJRI akan membantu mereka,” jelasnya.

“Jangan menunda-nunda. Sebab kesempatan belum tentu datang dua kali,” tambahnya mengingatkan.

Untuk diketahui, sejak 29 Maret 2017 dibukanya program tersebut, KJRI Jeddah telah menerima 9.300 lebih pendaftar. Pada tanggal 28 Juni 2017, sebanyak 6.400 pendaftar telah selesai melakukan prosedur akhir dan siap terbang ke Indonesia.

(IYD, 30/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki