Berita > Seputar TKI
Imigrasi Malaysia Tahan 500 Lebih Majikan yang Pekerjakan Pekerja Asing Tak Berdokumen
19 Jun 2017 21:33:45 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2202
Ket: ilustrasi pekerja kontruksi
Foto: pixabay.com

Kuala Lumpur, LiputanBMI - Sepanjang enam bulan pertama pada tahun ini, Jabatan Imigresen (Departemen Imigrasi, Red) Malaysia telah menahan sebanyak 566 majikan yang mempekerjakan pekerja asing tak berdokumen atau biasa diistilahkan dengan pendatang asing tanpa izin (PATI).

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengarah Imigresen (Dirjen Imigrasi, Red) Malaysia, Datuk Seri Mustafar Ali sebagaimana dilansir portal berita malaysiakini.com, Senin (19/6/2017).

Selain dikenakan hukuman, katanya, jika dinyatakan terbukti bersalah, aset majikan juga bisa dibekukan.

Dalam rentang waktu yang sama, Imigrasi Malaysia juga menyebutkan telah menahan sebanyak 19,968 PATI yang melakukan pelbagai kesalahan.

Dari jumlah tersebut, warga negara Indonesia (WNI) dan Bangladesh adalah jumlah tertinggi, yaitu 7,490 orang WNI dan 4,065 orang Bangladesh.

"Tindakan tegas akan diambil tanpa mengira (memperhitungkan. Red) kecil atau besar kesalahan yang dilakukan, " katanya.

Untuk itu, Datuk Seri Mustafar Ali meminta agar majikan mendaftarkan PATI untuk mendapatkan kad (kartu) sementara Enforcement Card atau E-Kad sebelum 30 Jun ini atau berisiko mendapat tindakan tegas pihak berwenang.

Program E-Kad bertujuan memenuhi permintaan majikan untuk mengisi keperluan tenaga kerja dalam sektor pekerjaan yang dibenarkan. Kad tersebut hanya berlaku sah hingga 15 Feb 2018.

Program yang dimulai pada 15 Feb 2017 lalu di wilayah Semenanjung Malaysia itu dilakukan oleh Jabatan Imigresen untuk memperbolehkan majikan membuat permohonan mempekerjakan kembali PATI secara sah.



(FK, 19/06)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh