Berita > Seputar TKI
Baru Pulang dari Luar Negeri TKW Cianjur Nekat Siram Tubuh dengan Tiner, Lalu Bakar Diri
05 Jun 2017 02:48:30 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 4655
Ket: Bakar diri (ilustrasi)
Foto: Google
Cianjur, LiputanBMI - Hani Hanifah (23) nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara membakar diri. Warga Kampung Cipeuyeum, Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, Cianjur itu diduga depresi berat setelah pulang jadi TKW di Qatar.

Ade Muslih (37) warga setempat mengatakan, korban nekad bakar diri dengan cara menyiram sekujur tubuhnya dengan tiner. Lalu membakar dengan menggunakan korek gas. Tindakan itu dilakukannya di lahan pesawahan belakang rumah orangtuanya sekitar pukul 13:10 WIB, Kamis (1/6).

”Ya, mungkin karena depresi berat. Entah ada permasalahan apa yang dipendam, masih belum terbuka. Saat ini masih dilakukan perawatan di RSUD Cianjur,” kata dia sebagaimana dilansir Jawa Pos, Ahad (04/06/2017).

Pihak keluarga menyebutkan, ada persoalan keluarga yang tidak bisa disebutkan secara detail. Karena stres berat, hingga depresi dan nekad melakukan aksinya dengan cara bakar diri.

Kejadian ini sangat disayangkan dan keluarga merasa prihatin, setelah pulang kerja dari negara Timur Tengah, sebelumnya pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jakarta akibat depresinya itu.

”Kalau tinggal bersama suami beserta dua anaknya tidak di sini, tapi di Kecamatan Haurwangi. Saya merasa sedih dan prihatin sekali melihat nasib menimpanya,” tutur Nindin (45) ayah korban. Kini kondisinya 80 persen seluruh badannya melepuh dan masih dirawat di IGD RSUD Cianjur.

Ace Muslihat (40) tokoh pemuda setempat menambahkan, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Karangtengah dan selanjutnya ditangani secara langsung, perwakilan warga hanya membantu melalui sosial dan kemanusiaan saja tidak lebih dari itu untuk pendampingan kesehatan ke RSUD Cianjur.

”Kini sedang diurus segala sesuatu mengenai persyaratan, untuk keperluan lebih lanjut pengobatan dirinya menggunakan SKTM. Ya, berharap biaya pengobatan bisa dipermudah jangan dipersulit,” tandasnya.

(JWD, 05/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki