Berita > Seputar TKI
TKI Asal NTT yang Disiksa Majikan di Malaysia Sudah Berada di Rumah Perlindungan
25 May 2017 16:47:01 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1319
Ket: ilustrasi YKI
Foto: google
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Santi Dorthia Kikhau (17 ), TKI asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diberitakan minta diselamatkan karena disiksa majikannya di Malaysia saat ini sudah berada di rumah perlindungan.

Menurut keterangan Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, setelah kasus ini dilaporkan ke kepolisian Sabtu (20/5) lalu, keesokan harinya polisi Malaysia menggerebek rumah majikan dan menyelamatkan Santi.

"Sudah dilaporkan ke D7 (unit kepolisian Malaysia bagian kongsi gelap, judi dan maksiat, Red ) Sabtu lalu. Hari Minggu (21/5) , polisi menggerebek rumah majikan dan menyelamatkan korban. Saat ini korban ditampung di Rumah Perlindungan Korban Wanita, bukan di shelter KBRI," jelas Yusron ketika dikonfirmasi LiputanBMI, Rabu (24/5).

Kabar penyiksaan yang dialami Santi terungkap lewat surat yang dilemparkan melalui jendela di tempat ia bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

Seorang teman Santi yang juga bekerja sebagai pekerja rumah tangga di wilayah itu berhasil mengambil surat tersebut dan menghubungi keluarga Santi di NTT.

Ketika LiputanBMI menanyakan apakah kasus ini akan berlanjut ke pengadilan, sehingga proses pemulangan Santi menunggu selesainya sidang, Yusron hanya menjawab singkat, "Pastinya demikian."
(FK, 25/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki