Berita > Ekosospol
Pemilik Toko Indonesia Ditangkap karena Pengiriman Uang Ilegal dan Eksploitasi TKI
08 May 2017 23:26:32 WIB | Yully Agyl | dibaca 6931
Ket: ilustrasi
Foto: CNA Taiwan
Taipe, LiputanBMI - Seorang wanita Indonesia dan 19 orang lainnya ditangkap di New Taipei City pada hari Senin (8/5/2017), atas dugaan percaloan pekerjaan secara ilegal untuk pekerja migran dan pengiriman uang ke luar negeri.


Pejabat imigrasi mengatakan, bahwa wanita yang mengelola toko Indonesia itu diduga mengirim TKI yang telah overstay untuk bekerja di rumah sakit sebagai perawat dan cleaning service. Beberapa TKI juga bekerja di restoran wanita tersebut dan ada yang melakukan praktek prostitusi.



Sebagaimana dilansir CNA Taiwan, Senin (8/5/2017), Badan Imigrasi Nasional Taiwan saat ini sedang menyelidiki kasus rangkaian perdagangan manusia yang dicurigai menggunakan narkoba untuk mengendalikan pekerja seksual asal Indonesia.


Tersangka dan saudara laki-lakinya, keduanya bermarga Wang, termasuk di antara delapan orang yang ditangkap sehubungan dengan penyelidikan tersebut.

Setelah mencari beberapa lokasi, petugas juga menangkap 11 TKA ilegal dan warga negara asing yang visanya telah habis masa berlaku.

Toko Indonesia tersebut juga melakukan pengiriman uang rata-rata NTD 100.000 (USD 3.300) ke Indonesia per hari, atau sekitar NTD 36,5 juta per tahun.
(YLA, 08/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki