Berita > Seputar TKI
KJRI Hong Kong Tetapkan Kode Etik Agen Penempatan TKI
19 Feb 2017 14:20:36 WIB | Linda Puspita | dibaca 1425
Ket: Konsul Tri Tharyat
Foto: LBMI
Hongkong, LiputanBMI - Kamis, 16 Februari 2017, Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat perlindungan bagi warga negara Indonesia yang berada di wilayah akreditasi KJRI Hong Kong, khususnya pelayanan dan perlindungan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Konsul Jenderal RI, Tri Tharyat, meluncurkan Kode Etik Agen Penempatan TKI di Hong Kong yang akan mulai berlaku pada 1 Maret 2017.

Hal ini dibuat untuk dijadikan sebagai pedoman pelaksanaan bisnis penempatan TKI di Hong- Kong secara adil, transparan, dan akuntable.

Penyusunan Kode Etik ini merujuk pada peraturan yang berlaku di Indonesia dan Hong Kong, termasuk Code of Practice for Employment Agencies 2017. Terkait juga dengan UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PPTKILN), PP No.5 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penilaian dan Penempatan Mitra Usaha dan Pengguna Perseorangan, serta Permenlu No. 4 Tahun 2008 tentang Pelayanan Warga pada Perwakilan RI di luar negeri.


Kode Etik ini berisi beberapa kewajiban, larangan, sanksi, dan mekanisme pengambilan keputusan, termasuk kewajiban agen dalam proses perolehan akreditasi, kedatangan awal TKI, dan selama TKI bekerja di Hong Kong.

Pelanggaran kewajiban dibagi menjadi tiga kategori, yaitu pelanggaran ringan, pelanggaran sedang, dan pelanggaran berat. Keputusan sanksi atas pelanggaran tersebut ada pada Tim Citizen Service KJRI Hong Kong dalam bentuk; peringatan tertulis, pemberhentian sementara kegiatan penempatan TKI, dan pencabutan tanda daftar.

Beberapa tanggapan TKI terkait hal tersebut keluar dari pemilik akun Hatiku Yang Terdalam dalam komentar di FP resmi KJRI Hong Kong, “Pokoknya jangan sampai merugikan dan menyusahkan BMI, itu saja.”

“Semoga lancar dalam pelaksanaannya juga, bukan hanya tertulis saja, amin,” tulis pemilik akun Iruel Patimon, Jumat, 17 Februari 2017.

(LIN, 19/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki