Berita > Seputar TKI
Kondisi Kejiwaan FR TKI Korban kekerasan di Singapura Mulai Membaik
01 Feb 2017 06:44:46 WIB | Linda Puspita | dibaca 2573
Ket: Fadila Rahmawati (20) kanan (pink)
Foto: KABAR BUMI

Nasional, LiputanBMI - Setelah menjalani perawatan di RSJ Surakarta selama 18 hari, Fadila Rahmawati (20), TKI Singapura korban kekerasan yang dilakukan majikannya kondisinya mulai membaik dan diperbolehkan pulang pada Senin (30/1).

Didampingi aktivis KABAR BUMI, tim pengacara, beserta pihak keluarga, Fadila dibawa ke rumahnya di Ponorogo.

“Saat ini kondisi FR sudah membaik dan dapat berkomunikasi secara lancar serta mengingat segala yang terjadi dengannya,” ujar Erwiana dalam rilis yang diterima LiputanBMI, Senin (30/1).

Hal ini merupakan kemajuan terhadap psikologi FR yang sejak dipulangkan dari Singapura mengalami luka-luka dan gangguan pada kejiwaannya. Fadila selalu merasakan pusing saat ditanya soal kejadian yang menimpa dirinya selama bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Singapura.

Setelah kepulangan FR, tim pengacara beserta KABAR BUMI rencananya akan menyusun kronologi kejadian dan segera melanjutkan proses hukum ke Polda Jawa Timur untuk melakukan BAP.

Sebelumnya Masringah ibu FR, didampingi tim pengacara, KABAR BUMI, SERUNI, dan FMN Surabaya telah melaporkan kasus FR tesebut sebagai kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke Polrestabes Surabaya pada 21 Januari 2017.

Laporan diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Guna melengkapi berkas laporan, pihak Polrestabes Surabaya menganjurkan untuk berkoordinasi dengan unit terkait.
(LIN, 01/02)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki