Berita > Ekosospol
Sulsel Jajal Ekspansi Pasar Buah-Buahan ke Arab Saudi
14 Dec 2016 01:34:51 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2606
Ket: Konjen M. Heri Saripudin (tengah) bersama delegasi Provinsi Sulawesi Selatan
Foto: KJRI Jeddah

Jeddah, LiputanBMI - Buah-buahan segar seperti buah jeruk, mangga, pisang, kiwi, anggur, apel, pear dan aneka jenis buah-buahan lainnya berjajar rapi di salah satu pasar buah di Kota Jeddah, Arab Saudi. Menjadi kawasan tandus bukan berarti sulit menjumpai buah-buahan di Negara Petro Dolar itu. Justru, beragam jenis buah-buahan lebih mudah ditemukan di hampir semua wilayah di Jazirah Arab, tak terkecuali di Arab Saudi.

Warga Saudi termasuk masyarakat yang sangat gemar mengkonsumsi buah-buahan. Apalagi di musim panas, saat suhu mencapai 40-43 derajat celcius, menyantap buah buahan segar akan membuat badan merasa segar dan tetap fit.

Buah-buahan tropis seperti buah semangka, melon, jeruk, anggur dan pisang termasuk jenis buah-buahan yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Arab Saudi, termasuk yang tinggal di Jeddah, Mekkah dan Madinah.

Pisang yang mirip pisang ambon didatangkan dari Venezuela dan Mesir. Ada juga pisang yang mirip pisang lampung yang cukup disukai di wilayah Makkah yang didatangkan dari negara Yaman.

Menurut Konsul Jenderal RI Jeddah M. Hery Saripudin, pangsa pasar buah-buahan di Arab Saudi cukup bagus. Berdasarkan Data Statistik Perdagangan BPS yang diolah Kementerian Perdagangan dan data UN COMTRADE tahun 2015, nilai ekspor buah-buahan Indonesia tiap tahunnya mengalami pertumbuahan yang signifikan.

Pada tahun 2013 Indonesia berhasil mengekspor buah-buahan (Kode HS 08) dengan nilai transaksi perdagangan sebesar US$ 2,73 juta. Tahun 2014 nilainya meningkat sebesar 23,17% atau US$ 3,36 juta. Pada akhir tahun 2015, nilai ekspor buah-buahan ini meningkat tajam mencapai US$ 5,61 juta atau meningkat 66,82% dari tahun 2014.

“Trend peningkatan nilai ekspor buah-buahan ini menunjukkan bahwa pangsa pasar buah-buahan Indonesia sangat besar,” ungkap Konjen Hery saat menerima Kunjungan Delegasi Investasi dan Perdagangan Dinas Pertanian TPH Sulawesi Selatan, Selasa (13/12).

Delegasi yang dipimpin Ir.Hj.Fitriani, MP, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan ini telah melakukan survei lapangan dengan mengunjungi pasar buah-buahan, sayuran dan sejumlah toko Indonesia yang menjual produk-produk makanan Indonesia di Kota Jeddah dalam kunjungannya ke Arab Saudi yang berlangsung seminggu.

Menurut Fitriani, jumlah jamaah umrah yang besar dari Indonesia merupakan potensi pasar buah-buahan yang dapat digarap oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam upaya melakukan ekspansi pasar ke Arab Saudí, khususnya komoditas bahan makanan, sayur-sayuran, buah-buahan dan ikan segar untuk menyuplai kebutuhan jamaah, mukimin Indonesia di Arab saudí dan bahkan juga masyarakat Arab Saudi.

Sementara itu, Gunawan, Kepala ITPC Jeddah, menilai pola supply-demand untuk komoditas buah-buahan, pangsa pasarnya di Arab Saudi sangat besar. Hal ini terbukti dari data statistik perdagangan bahwa dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 tingkat permintaan buah-buahan di Arab Saudi menembus nilai transaksi miliaran dólar.

Sebagai perbandingan, pada akhir tahun 2015, Arab Saudi mengimpor komoditas buah-buahan dari berbagai negara mencapai angka USD 1,4 milyar, sedangkan nilai ekspor buah-buahan Indonesia ke Arab Saudi pada tahun yang sama mencapai US$ 5,61 juta. Ini berati Indonesia hanya mensupplai 0,39% pasar buah buahan Arab Saudi.

Oleh karena itu, dengan kemampuan menyuplai kurang dari 1%, Kelompok Kerja Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah akan berupaya keras mensosialisasikan ke daerah-daerah di wilayah Indonesia penghasil buah-buahan agar meningkatkan produksi sekaligus stándar baku kualitas buah-buahan sehingga dapat memenuhi stándar yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Ke depan kita berharap produk buah-buahan Indonesia mampu membanjiri Pasar Arab Saudi,” ujar Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Bachtiar Saleh, saat menerima kunjungan Delegasi tersebut.(gun/afc)
(IYD, 14/12)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh