Berita > Ekosospol
Cabut Larangan Mengemudi Perempuan Kembali Diserukan di Dewan Syura Saudi
05 Dec 2016 06:00:40 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 4062
Ket: Wanita Saudi Mengemudi
Foto: Google

Jeddah, LiputanBMI - Salah satu anggota Majelis Syura perempuan Dr. Latifa Al-Shaalan menjadi perhatian di Dewan Syura setelah menyerukan dicabutnya larangan mengemudi bagi perempuan. Ia meminta 150 anggota badan konsultatif untuk mendukung tanpa syarat hak perempuan untuk mengemudi.

Untuk diketahui, Dewan Syura merupakan badan kerajaan terdekat dengan parlemen yang anggotanya ditunjuk oleh raja. Pada tahun 2013 raja Abdullah bin Abdul Aziz mengeluarkan dekrit yang mengizinkan 20 persen bagi perempuan untuk menjadi anggota Dewan Syura.

Dr. Latifa Al-Shaalan mengatakan, larangan mengemudi telah merugikan kepentingan kaum perempuan. Ia juga mengatakan partisipasi perempuan di Dewan Syura dan dewan kota mencerminkan fakta bahwa masyarakat Saudi siap untuk menerima perempuan ke ranah yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki, termasuk mengemudi.

"Dasar Hukum Tata Kerajaan menjamin kesetaraan dan perlindungan hak-hak. Larangan mengemudi adalah penyebab utama sekitar 70 persen pengangguran di kalangan wanita. Ini telah mengurangi partisipasi perempuan dalam pasar tenaga kerja sebanyak 10 persen," katanya sebagaimana dirilis Saudi Gazatte, Minggu (4/12).

Selain itu, para aktivis pria dan wanita serta para intelektual juga menyerukan otoritas tertinggi agar mengizinkan wanita mengemudi untuk melindungi hak-hak mereka dan menjunjung tinggi reputasi Kerajaan di kancah internasional.

(IYD, 05/12)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh