Berita > Ekosospol
Pernah Sebut 11 Milyar, Kiyai Fuad Sesepuh WNI di Jeddah Marah ke Nusron Wahid
30 Nov 2016 19:41:31 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 5835
Ket: KH Fuad Abdul Wahab (kanan)
Foto: LBMI

Jeddah, LiputanBMI - Sesepuh WNI di Jeddah KH Fuad Abdul Wahab mengungkapkan kekecewaannya kepada Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri pertemuan dengan Deputi Perlindungan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono dan Direktur Perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di ruang rapat KJRI Jeddah, Selasa (29/11) malam.

Pak Fuad, begitu ia akrab disapa, mengungkapkan bahwa Nusron Wahid pernah mengatakan BNP2TKI memiliki anggaran sebesar 11 Milyar untuk pendidikan anak TKI di luar negeri. Menurut Pak Fuad, pernyataan itu disampaikan Nusron Wahid saat berkunjung ke Jeddah tahun lalu.

"Waktu saya pulang ke Indonesia, sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta saya langsung telpon Pak Nusron bahwa saya bawa kurma dan surat. Namun Pak Nusron bilang sedang mengadakan munas Golkar di Bali dan menyuruh agar kurma dan surat itu dititipkan ke staf BNP2TKI," kata Pak Fuad.

Setelah menerima surat tersebut, lanjut kata Pak Fuad, Nusron Wahid tidak pernah merespon dan sulit untuk dihubungi.

"Surat itu tidak direspon karena isinya meminta bantuan untuk Sekolah Darul Ulum Jeddah," ungkapnya.

Menurut Pak Fuad, dirinya merasa mempunyai kepentingan untuk membantu sekolah binaan Dr.Elly Warti Maliki, apalagi Nusron seolah memberikan harapan dengan menyebutkan anggaran sebesar 11 Milyar.

"Tolong Pak sampaikan ke beliau (Nusron Wahid, Red), kenapa dia tidak merespon surat dari kita," imbuhnya.


(IYD, 30/11)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki