Berita > Seputar TKI
TKI Asal NTB Ini 13 Tahun Disekap Majikan di Arab Saudi
11 Jan 2018 22:02:38 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 6560
Ket: Aminah
Foto: LBMI
Riyadh, LiputanBMI - Kasus over kontrak bagi TKI domestik di Arab Saudi seolah menjadi masalah klasik yang tak kunjung habis. Sistem kafalah disinyalir menjadi penyebab banyaknya TKI PRT menjadi korban kesemena-menaan majikan.

Kali ini menimpa Amina binti Mislim (42), TKI asal Desa Mapen Rea, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Anak pertama dari empat saudara itu dikabarkan selama 13 tahun disekap majikan di Riyadh hingga tidak diizinkan pulang ke Indonesia.

"Orang tuanya di kampung selalu minta tolong agar anaknya segera pulang," kata Kaharudin yang merupakan tetangga kampung kepada LiputanBMI, Kamis (11/1/2018).

Menurut Kaharudin, selama 13 tahun bekerja di Arab Saudi, Amina hanya mengirimkan satu tahun gaji. Selanjutnya tidak ada komunikasi sama sekali. Dia juga sudah mencoba menghubungi nomer telepon majikan tapi tidak pernah diangkat.

"Kasihan ibunya di kampung sudah tua dan sering-sering sakit-sakitan," ungkap pria yang bekerja di kota Jeddah sebagai sopir perumahan.

Kaharudin berharap pihak KBRI Riyadh dapat segera melacak keberadaan Amina agar segera dipulangkan.

"Kasusnya sudah dilaporkan BMI-SA ke KBRI Riyadh, mudah-mudahan dapat segera ditemukan," pungkasnya.
(IYD/IYD, 11/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki