Berita > Seputar TKI
Sejumlah BMI di Taiwan, Sepakat Bentuk DPLN SBMI Taiwan
10 Jan 2018 06:47:07 WIB | Yully Agyl | dibaca 1584
Ket: DPLN SBMI Taiwan
Foto: Robidin SBMI
Taipei, LiputanBMI - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), terus berupaya memperluas upaya pemberian bantuan kepada BMI di negara-negara penempatan. Terkait kasus pembebanan biaya penempatan yang berlebih (overcharging) yang dilakukan oleh salah satu PPTKIS di Indonesia, maka disepakati pendirian Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) SBMI Taiwan agar bisa mempermudah penanganan kasus tersebut.

"Berorganisasi adalah hak buruh migran. Tujuan didirikanya SBMI Taiwan yaitu untuk memberikan sarana pengaduan dan penanganan kasus BMI seperti overcharging, PHK sepihak, dll," ungkap Gultom, selaku ketua DPLN SBMI Taiwan.

Seperti juga yang disampaikan Ketua Umum SBMI, Hari Yanto, selain memudahkan penanganan kasus, SBMI Taiwan juga sebagai penghubung informasi mengenai kebijakan migrasi ketenagakerjaan oleh pemerintah. Saat ini kasus di Taiwan banyak sekali, misalnya overcharging, kasus pekerja formal dan informal, ABK (baik bekerja di laut Taiwan atau di luar Taiwan).

"Kita mendukung inisiatif kawan-kawan (BMI-red) untuk berorganisasi, karena itu adalah hak buruh migran. Selain untuk menggabungkan kekuatan melalui berorganisasi guna melawan pihak-pihak yang menindas para buruh migran," tutur Hari Yanto.

Menurutnya, kebijakan yang selama ini diterbitkan oleh pemerintah masih minim aspirasi dan partisipasi buruh migran. Pembuatan dan penyusunan kebijakan seharusnya melibatkan buruh migran langsung. Poin penting keberadaan SBMI Taiwan sebagai pusat informasi dan sekaligus penghubung antara negara asal dan negara tujuan.

"Mekanisme yang kami bangun adalah bagaimana kita bisa mensuport dan memperoleh informasi dari dan oleh temen-temen SBMI di Taiwan. Contohnya bagaimana menangani kasus dan kebijakan, kemudian informasi itu dikemas dengan baik dan dapat dibagikan menjadi informasi yang bermanfaat bagi buruh migran di Taiwan pada umumnya," tegasnya.

"Hidup harus merdeka dan bukan untuk ditindas" adalah motto DPLN SBMI Taiwan. Bekerjasama dengan organisasi BMI lain, diharapkan permasalahan yang dihadapi para BMI bisa diatasi, terutama permasalah yang berhubungan dengan PJTKI yang merugikan BMI. Pengaduan bisa dilakukan melalui DPLN SBMI Taiwan, Gultom dengan nomor HP 0938567266 atau di FB Angel Marta Gultom.

"Kami siap membantu teman-teman BMI Taiwan yang menghadapi masalah dengan majikan atau PJTKI, dengan advokasi sesuai dengan kondisi setempat. Prinsip kami: Melawan sekarang atau tertindas selamanya," pungkas Gultom kepada LiputanBMI, Selasa (9/1/2018).
(YLA/YLA, 10/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki