Berita > Haji
Kisah Haru Bu Marni Jemaah Umrah yang Paspornya Hilang di Pesawat
06 Jan 2018 12:51:51 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 4230
Ket: Bu Marni Disambut haru keluarga sesampainya di Madinah
Foto: LBMI
Jeddah, LiputanBMI - Paspor merupakan dokumen yang sangat berharga saat bepergian ke luar negeri, jika tidak memiliki paspor sudah tentu akan ditolak negara yang akan kita kunjungi.

Seperti yang dialami Bu Marni Subardin (40) , jemaah umrah asal Kendari, Sulawesi Tenggara yang hampir saja dipulangkan otoritas Arab Saudi setibanya di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Bu Marni bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama rombongan pada Rabu (3/1/2018), menggunakan penerbangan City Link.

Setelah menaiki pesawat, perempuan yang berangkat bersama adik dan kakaknya itu baru sadar bahwa paspor miliknya hilang. Ia pun langsung melaporkan ke ketua rombongan travel Khalifah Asia.

Hal yang dikhawatirkan pun terjadi, Bu Marni ditolak masuk Imigrasi Arab Saudi karena tidak memiliki paspor. Bahkan sempat akan dipulangkan ke Indonesia.

Nasib baik, pembimbing umrah (muthawief) travel Khalifah, H. Baysuni Hassan bersama staf KJRI Jeddah segera mendatangi Bandara King Abdul Aziz dan berhasil melobi Imigrasi Saudi untuk menangguhkan pemulangan Bu Marni.

Sehari kemudian, paspor tersebut rupanya ditemukan crew City Link setelah tiba di Indonesia. Paspor lantas diberikan kepada pihak travel dan dikirim ke Jeddah melalui penerbangan GA 980.

Setelah paspor sampai di Jeddah, pihak KJRI Jeddah langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Saudi untuk membebaskan Bu Marni.

Bu Marni langsung dibawa ke Madinah untuk bergabung bersama rombongan. Dalam perjalanan, Ia tak henti-hentinya berdoa dan menangis karena merasa haru dapat mengunjungi Madinah Al Munawarrah dan ziarah ke makam Rasulullah.

Terkait perkara kehilangan paspor di dalam pesawat, Konsul Imigrasi KJRI Jeddah, Anwar Musyaddad mengatakan, setiap jemaah umrah tidak bisa dibuatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebelum melewati pemeriksaan imigrasi karena belum bisa dianggap masuk ke wilayah Arab Saudi dan masih di wilayah internasional.

"Untuk pembuatan SPLP bagi jemaah umrah paspor hilang, harus melaporkan kehilangan paspornya ke pihak kepolisian atau Imigrasi Arab Saudi. Setelah ada surat laporan kehilangan tersebut dapat dibawa ke KJRI Jeddah bersama jemaah untuk foto biometrik dalam rangka pembuatan SPLPnya." terangnya saat dikonfirmasi LiputanBMI, Jumat (5/1).

Oleh karena itu, Anwar mengimbau jemaah umrah senantiasa menjaga paspor agar tidak terjadi masalah sesampainya di Bandara Arab Saudi.

"Paspor merupakan bukti identitas diri dan bukti kewarganegaraan setiap WNI yang akan berangkat maupun berada di luar negeri," pungkasnya.
(IYD/IYD, 06/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki