Berita > Haji
Bawa Jamu, Dua Jemaah Haji Tertahan di Bandara Madinah
29 Jul 2017 14:14:01 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2078
Ket: Rokok dan Jamu Milik Jemaah Haji yang tertahan
Foto: kuh
Madinah, LiputanBMI - Dua jemaah haji kloter 10 embarkasi Surabaya tertahan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz karena kedapatan membawa dua tas berisi jamu seberat 25 Kg dan rokok.

Petugas PPIH Arab Saudi, Hasyim Hilaby yang berada di lokasi menuturkan, kejadian itu terjadi pada dinihari tadi, Sabtu (29/7), saat jemaah berisial MA dan AA melewati pemeriksaan koper. Petugas Imigrasi Bandara Madinah menemukan jamu di dalam tas milik MA dan rokok dengan jumlah banyak di tas milik AA.

Akibat kejadian tersebut, kedua jemaah itu sempat tertahan selama tiga jam karena harus diinterogasi petugas imigrasi Arab Saudi.

"Jemaah sempat tertahan selama tiga jam, akhirnya mereka berdua bisa keluar dibantu Kasektor Bandara Madinah dan Petugas Haji yang sedang bertugas di Bandara," ujar Hasyim sebagaimana dikutip kantor urusan haji.com.

Kepada petugas, keduanya mengaku bahwa barang tersebut bukan miliknya, tetapi barang titipan milik jemaah lain yang masih di Indonesia.

"Kita sangat menyayangkan kasus seperti ini masih terjadi. Jemaah haji harus tahu konsekuensi membawa barang larangan, apalagi kalau kedapatan membawa jimat bisa dihukum pancung," ungkapnya.

Selain itu, Hasyim juga merasa heran jika barang tersebut masih bisa lolos di Badara Surabaya. Seharusnya, menurut Hasyim pengetatan juga perlu dilakukan Indonesia.

"Harus ada pengarahan dari embarkasi setempat, jangan mebawa barang mencurigakan, Saudi saat ini ketat sekali, bisa resiko berat," tandasnya.
(IYD, 29/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki