Berita > Komunitas
PBSR Rayakan Ultah Ke-5 dengan Tausiyah dan Do’a Bersama
12 May 2017 23:24:00 WIB | Redaksi | dibaca 1189
Ket: Milangkala PBSR Ke-5
Foto: LBMI
Riyadh, LiputanBMI - Komunitas masyarakat Pasundan di Riyadh, Arab Saudi yang tergabung dalam Paguyuban Baraya Sunda Riyadh (PBSR) memperingati hari jadinya yang ke-5 dengan mengundang Ustadz Abdul Malik untuk memberikan Tausiyah Wa Mauidhotul Hasanah dan Do’a Bersama.

Dalam kesempatan tersebut, ustadz Abdul Malik yang juga merupakan ketua FSWNIR ini menekankan pentingnya arti silaturahim antar sesama ekspatriat Indonesia di Arab Saudi.

“Manfaat dan keutamaan orang-orang yang saling bersilaturahim bukan hanya mendatangkan kekuatan saja, namun perkumpulan seperti ini menjadi sebab datangnya pertolongan Alloh SWT,” papar Gus Lik demikian ia biasa dipanggil, di depan baraya dan para tamu undangan.

Sementara itu ketua PBSR, Tatang Muhtar dalam sambutannya Ia mengharapkan agar seluruh anggota lebih berperan aktif dalam pengayoman kepada sesama baraya juga WNI lainnya dengan mengedepankan ciri khas dari karakter masyarakat Pasundan.

“Seperti karakter masyarakat Indonesia pada umumnya, budaya Sunda memiliki nilai-nilai luhur yang baik yang harus tetap dijaga. Masyarakat Pasundan dikenal memiliki karakter sopan, santun, lemah lembut, periang, ramah, murah senyum, agamis dan sangat menghormati orang tua,” papar Tatang.

Selain peringatan hari jadinya yang ke-5, pada kesempatan tersebut juga digelar Gupay Pileuleuyan (salam perpisahan) dan Do’a Bersama bagi para anggota PBSR yang akan pulang ke tanah air.

Pembacaan do’a dipimpin oleh Ustadz Matroji Abdussiam yang merupakan wakil ketua FSWNIR. Gupay Pileuleuyan ditandai dengan penyerahan nasi tumpeng oleh wakil ketua PBSR, Tatang Chotib kepada anggota yang akan pulang ke tanah air.

“Alhamdulillah acara telah selesai, walau ada banyak hal yang masih harus diperbaiki tapi saya merasa puas dan berterima kasih kepada seluruh panitia, anggota yang sudah menyumbangkan tenaga, pikiran bahkan materi. Semoga dalam usianya PBSR yang ke-5 ini dapat menumbuhkan semangat baru bagi seluruh anggota dalam menebarkan semangat persaudaraan dan hal-hal positif lainnya” pungkas Tatang.

Acara digelar di istirohah (resort) Al Nujum di derah Dhahrat Namar Exit 28 Riyadh, Jumat pagi, (12/05/2017). Hadir para tokoh masyarakat, perwakilan ormas, komunitas dan LSM sekota Riyadh diantaranya: FSWNIR, PSSTKI, BMI-SA, Garda BMI, Solidaritas Pekerja Indonesia (SPI), Gibar Community dan Komunitas TKI Indramayu.


(RED, 12/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki