Berita > Siaran Pers BMI
Binus Jadikan BMI-SA dan LiputanBMI Sebagai Objek Penelitian
08 Jun 2016 18:10:33 WIB | A Hadi Akram | dibaca 1315
Ket: Dosen Binus bersama redaktur LBMI (kiri)
Foto: LBMI

Sukabumi, LiputanBMI - Persoalan dan permasalahan buruh migran ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi Universitas Bina Nusantara (Binus), terutama bagi para peneliti dan para pengajar hubungan internasional di universitas tersebut.

Dalam surat pengajuannya, tertanggal 29 Mei 2016 kepada LiputanBMI menjelaskan, bahwa maksud penelitian ini adalah karena adanya daya tarik kontribusi yang mewakili buruh migran dari berbagai negara yang dilakukan BMI-SA dan LiiputanBMI, terutama buruh migran Indonesia yang berada di Arab Saudi.

Tim Bina Nusantara university yang terdiri dari dua orang Dosen dan dua Mahasiswi Peneliti hubungan Internasional (khusus Timur Tengah) yang dipimpin oleh Dosen muda Pamungkas Ayudhaning Dewanto (Yudha) dan Geradi Emsil. Keduanya adalah staf pengajar dan peneliti di Departemen Hubungan Internasional, Universitas Bina Nusantara.

“Dalam kurang dari satu tahun ke depan, saya tengah menjalankan sebuah penelitian bertajuk “Peran Masyarakat Sipil dalam Perlindungan Buruh Migran di Asia Tenggara”. Penelitian ini bermaksud untuk mempelajari bagaimana jaringan organisasi non-pemerintah, yang dalam hal ini dijalankan oleh para Buruh Migran Indonesia ataupun Civil Society Organization (CSO), melakukan advokasi dalam berbagai kegiatan yang ditujukan untuk melindungi para buruh migran Indonesia di luar negeri," jelas Yudha kepada redaktur LiputanBMi di Sukabumi,Kamis (2/6).

Lebih lanjut Yudha menginformasikan, Bulan lalu timnya telah melakukan penelitian lapangan di Malaysia untuk mengetahui kondisi ril TKI. "Kami mendapatkan banyak informasi yang sangat berharga. Salah satunya adalah adanya www.liputanbmi.com dan BMI-SA yang menjadi pilar advokasi para buruh migran dengan menyebarluaskan informasi dan urun rembug para buruh migran Indonesia baik yang masih di negara penempatan, ataupun yang sudah kembali." ujarnya.

“Saya di universitas Sebagai dosen, dan di Lembaga Penelitian saya sebagai peneliti. Sebagai Dosen saya punya kewajiban menjalankan tridharma perguruan tinggi. Selain mengajar kepada mahasiswa, juga harus meneliti dan mengabdi kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menjalankan tridharma perguruan tinggi yang kedua. Sebagai dosen, kami dituntut tidak hanya mengajarkan apa yang diajarkan di buku (literatur) tapi belajar mengajarkan sesuatu dari yang kita temukan di lapangan karena kalau dari buku saja, buku itu bisa dihasilkan karena hasil kita turun ke lapangan," tambahnya.

Dipenghujung dialog Yudha mempertajam harapannya, ia berharap penelitian tersebut diharapkan mampu menghasilkan suatu rujukan jurnal internasional sebagai referensi para peneliti. "Peneltian lapangan tujuannya agar saya melihat langsung, berdiskusi langsung dengan para pelaku, maka yang ada di situ nanti tulisan-tulisan kita bukan hanya saya menceritakan tentang peristiwa, tapi dipadukan dengan feeling saya yang dijalin dengan para narasumber dan pelaku langsung, harapannya membaca itu nanti akan lebih bisa dipahami, karena sesuatu itu benar, belum tentu karena umum." tandasnya. (ADLHD)

(HDI, 08/06)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki